Kisah dari Dapur Gobyos
Cabai Paling Pedas di Dunia dan Kisah Korbannya
berita

Cabai Paling Pedas di Dunia dan Kisah Korbannya

Redaksi Gobyos 07 June 2026 287 views
Jenis Cabai Paling Pedas di Dunia Cabai merupakan salah satu bahan masakan yang banyak digunakan di seluruh dunia untuk memberikan sensasi pedas. Namun, tidak semua cabai memiliki tingkat kepedasan yang sama. Berdasarkan pengukuran Scoville Heat U...

Jenis Cabai Paling Pedas di Dunia

Cabai merupakan salah satu bahan masakan yang banyak digunakan di seluruh dunia untuk memberikan sensasi pedas. Namun, tidak semua cabai memiliki tingkat kepedasan yang sama. Berdasarkan pengukuran Scoville Heat Unit (SHU), berikut adalah cabai paling pedas yang pernah tercatat di dunia.

1. Pepper X

Pepper X dinobatkan sebagai cabai terpedas di dunia oleh Guinness World Records pada tahun 2023. Cabai ini dikembangkan oleh Ed Currie, seorang petani asal Amerika Serikat yang juga menciptakan Carolina Reaper. Tingkat kepedasan Pepper X mencapai lebih dari 2,69 juta SHU, bahkan beberapa pengujian menunjukkan angka mendekati 3 juta SHU. Cabai ini memiliki warna hijau kekuningan dengan bentuk agak keriput dan tekstur tebal.

2. Carolina Reaper

Sebelum munculnya Pepper X, Carolina Reaper memegang rekor sebagai cabai terpedas di dunia sejak tahun 2013. Cabai ini juga hasil karya Ed Currie dan memiliki tingkat kepedasan antara 1,6 hingga 2,2 juta SHU. Carolina Reaper memiliki bentuk khas seperti ekor kalajengking dan warna merah menyala. Meskipun terlihat menarik, cabai ini dapat menimbulkan sensasi terbakar ekstrem bahkan dalam jumlah kecil.

3. Trinidad Moruga Scorpion

Cabai asal Trinidad dan Tobago ini sempat menjadi yang terpedas sebelum dikalahkan oleh Carolina Reaper. Tingkat kepedasannya mencapai sekitar 2 juta SHU. Trinidad Moruga Scorpion dikenal dengan rasa pedas yang datang perlahan namun bertahan lama di lidah.

Korban Akibat Cabai Super Pedas

Meskipun belum ada laporan resmi mengenai kematian akibat mengonsumsi cabai super pedas, beberapa kasus menunjukkan bahwa efeknya bisa sangat berbahaya bagi kesehatan.

Kasus “Thunderclap Headache” Akibat Carolina Reaper

Pada tahun 2018, seorang pria di Amerika Serikat mengalami sakit kepala hebat setelah mengikuti lomba makan Carolina Reaper. Ia dilarikan ke rumah sakit dan didiagnosis mengalami vasospasm arteri serebral, yaitu penyempitan pembuluh darah di otak yang menyebabkan rasa sakit luar biasa. Meskipun pria tersebut akhirnya pulih, kasus ini menjadi peringatan bahwa konsumsi cabai ekstrem dapat memicu reaksi tubuh yang serius.

Efek Samping Umum

Beberapa orang yang mencoba cabai seperti Pepper X atau Carolina Reaper melaporkan gejala seperti:

  • Mual dan muntah hebat
  • Sensasi terbakar di mulut dan tenggorokan
  • Pusing dan keringat berlebihan
  • Gangguan pernapasan sementara

Efek ini disebabkan oleh kandungan capsaicin yang sangat tinggi, senyawa kimia yang memberikan sensasi pedas pada cabai.

Kesimpulan

Pepper X saat ini memegang gelar sebagai cabai terpedas di dunia, mengalahkan Carolina Reaper dan Trinidad Moruga Scorpion. Meskipun cabai-cabai ini menarik perhatian karena tingkat kepedasannya yang ekstrem, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping serius. Sensasi pedas mungkin menantang bagi sebagian orang, tetapi penting untuk tetap berhati-hati agar tidak membahayakan kesehatan.